Andi Site

Pages

Link Berkaitan

Friday, August 27, 2010

Partimage dengan memanfaatkan Samba

Dear All,

Kadang qta merasa males, kalo sistem yang sudah qta install macem2 tiba2 error, dan pilihannya hanyalah install ulang, sebenarnya ada cara untuk melakukan backup keseluruhan sistem dan dengan mudah merestorenya, yaitu dengan memanfaatkan tool partimage

Cara kerjanya mirip dengan norton Ghost, tapi ini sifatnya free ^_^ opensource

dengan tool inipun kita juga dapat melakukan clone. misalkan ada 20 komputer, tentunya kita akan malas jika menginstall ulang komputer tersebut satu-per satu, belum lagi install macam2 aplikasinya...sungguh merepotkan..

Nah, dengan memanfaatkan tool ini, kita hanya perlu melakukan install OS beserta aplikasi2nya pada 1 komputer saja...dan komputer lain tinggal menerima hasil cloning dari komputer satu..

Apalagi jika kita memiliki jaringan sendiri, kita bisa melakukannya melalui network, akan tetapi aq masih selalu gagal, akan tetapi bisa diakali dengan menggunakan samba sebagai alternatif penyimpanan backup, dan nanti ke 19 komputer yang lain, tinggal mengcopy dari samba...sehingga pekerjaan akan lebih mudah........

Baru beberapa hari lalu, aq baru aja bisa make PARTIMAGE, (atas ajaran dari dosenq : Thankz to Pak Cok...^_^)sebenarnya cara makenya susah2 gampang,
(pertamakali pakai susaaaah bgt ..error terus, tapi setelah berhasil jadi lumayan gampang ^_^)

ok, sekedar catatan (pasti berguna) bisa juga disave kali2 aja diperluin............

=============
algoritma :
=============
1. Siapkan komputer yang sudah terisi OS dan Program2 yang lengkap
2. Salin partisi sistem C ke Hardisk berbeda misal D (outputnya images)
3. Restore images kembali ke C
4. Berezz

==============
kenyataannya:
===============
1. Install di OS lengkap dengan programnya
2. siapkan CD/ UBB boot systemResque , kemudian Boot, setelah loading klik STARTX
3. Karena pas ini dibuat qta menggunakan jaringan (ibaratnya Samba menjadi Lokal Disk D), jadi perlu disetup IP address,
----> ifconfig eth0 192.168.1.30/25 <----------ipnya, IP server ----> route add default gw 192.168.1.1 <-------Gateway ----> vim /etc/resolv.conf (edit ke192.168.1.1) <---------DNS d 4. Mount Direktori yang mau dipakai sebagai penyimpanan IMAGE (kalo offline bisa menggunakan local disk D, tapi qta menggunakan SAMBA) ----> mkdir /media/samba <--------tempat untuk ngemount sambanya ----> cd /media/samba/
----> mount -t cifs //192.168.1.11/Public/ /media/samba -o username=test,password=test
\ / \ /
---------\/--------- ------\/-----
Folder yang mau dimount tujuan mount

5. Buat direktori untuk nyimpen Images di samba
----> mkdir windows7 <--------buatin folder untuk nyimpen images, biar ga kecampur sama file lain ----> cd windows7 <--------nantinya images akan ditaruh difolder ini 6. Saatnya backup............. ----> ketikkan partimage
----> pada PARTITION TO SAVE/RESTORE, pilih partisi yang mau dibackup, misal sda1
----> pada IMAGE FILE TO CREATE/USE, buat nama imagenya, misal elib --> secara otomatis akan jadi elib.000
----> pada ACTION TO BE DONE, pilih SAVE PARTITION INTO A NEW IMAGE FILE
----> tekan F5
====================================================
pada Opsi untuk kompresi, biarkan aja default, yaitu:
----> pada compression level, pilih Gzip
----> pada OPTION, biarkan default
----> pada IMAGE SPLIT MODE, pilih INTO FILE WHOSE SIZE IS: (kalau ingin supaya tidak displit, ganti nilai 2037 MiB dengan yang lebih besar, atau pilih pilihan dibawahnya)
----> tekan F5

7. Tunggu sampai proses backup selesai

==========================
RESTORE
==========================

1. jalankan SysREsque CD
2. atur ip jaringan, agar bisa mengakses samba
----> ifconfig eth0 192.168.1.30/25 <----------ipnya, IP server ----> route add default gw 192.168.1.1 <-------Gateway ----> vim /etc/resolv.conf (edit ke 192.168.1.1) <---------DNS 3. Kalo mau mengcopy OS tadi ke komputer yang lain (spek sama), dikomputer baru itu buatin partisi baru sebagai C (formatnya NTFS) bisa menggunakan tool Gparted yang sudah ada di Systemresque (yang penting partisinya muat untuk nampung system yang baru) 4. Mount Direktori yang berisi IMAGE ----> mkdir /media/samba <--------tempat untuk ngemount sambanya ----> cd /media/samba/
----> mount -t cifs //192.168.1.11/Public/windows7 /media/samba -o username=test,password=test
5. ketik ls, untuk melihat file elib.000 sudah ada di direktori itu
6. saatnya restore
----> ketikkan partimage
----> pada PARTITION TO SAVE/RESTORE, pilih partisi mau diisi
----> pada IMAGE FILE TO CREATE/USE, tulis nama image yang telah dibuat, misal elib.000
----> pada ACTION TO BE DONE, pilih RESTORE PARTITION INTO A NEW IMAGE FILE
----> tekan F5
7. Kembalikan MBR, agar sistem bisa di boot mbr udah langsung diisi pada image,
cara kembaliinya, masuk kembali ke folder yang berisi image, lau ketik partimage dan pada action to be done pilih restore MBR,
lalu pada jendela berikutnya, overwrite yang ada pada urutan kedua pada jendela kiri ke mbr di jendela kanan (yang ukurannya sama)...
8. Selesai....
»»  READMORE...

Tuesday, August 24, 2010

Cara Redirect Mikrotik ke Eksternal Squid proxy

Dear All,


terkadang kita ingin mengalihkan trrafic jaringan kita dari mikrotik menuju eksternal proxy,

Mungkin ini terdengar sepele, tapi jujur, dulu aq sempat dibuat pusing juga, soalnya aq ngeset rule nya dengan winbox, pada GUInya, dan entah kenapa rulenya ga jalan,

tetapi ketika aq ketikkan diterminal, langsung mau jalan,

caranya, klik menu new terminal, lalu ketikkan:

ip firewall nat add action=dst-nat dst-port=80 protocol=tcp src-address="ip-asal" to-addresses="ip-squid" to-ports=3128 chain=dstnat

contoh:


ip firewall nat add action=dst-nat dst-port=80 protocol=tcp src-address="192.168.0.2" to-addresses="192.168.1.10" to-ports=3128 chain=dstnat

lalu tekan enter


kalau mau untuk suatu jaringan tertentu, ketik aja


ip firewall nat add action=dst-nat dst-port=80 protocol=tcp src-address="192.168.0.0/24" to-addresses="192.168.1.10" to-ports=3128 chain=dstnat

lalu tekan enter

ok..semoga berguna
»»  READMORE...

Cara Mengatasi Dikarenakan padatnya akses server pada Point Blank

Dear All,

Sekarang siapa sich yang ga kenal ama game point blank??
walaupun sayang belakangan ini banyak yang memakai cheat...

langsung saja ya...

Biasanya game pointblank, secara periodik melakukan update atau memberikan kita patch baru,
sayangnya ketika sudah diupdate, seringkali ketika kita akan menjalankan game muncul notif

"Dikarenakan padatnya akses server, sebagian user akan sulit untuk mangakses, silahkan mencoba beberapa saat lagi"

sering kita sudah kebelet untuk segera mulai main, tapi terhadang ama yang satu ini,
sebenarnya mungkin ada beberapa trik, ini salah satunya,

1. ketika kita klik icon PB, maka akan muncuk notif "dikarenakan padatnya..bla..bla...", biarkan saja, jangan diapa-apakan.....jangan diklik ok ....
2. setelah beberapa menit akan muncul kotak hitam,
3. setelah kotak hitam muncul, segeralah klik OK pada notif "padatnya akses..bla2"
4. Akan muncuk launcher PB yang meminta kita untuk update,
5. silakan Update...
6. Seharusnya PB sudah bisa berjalan secara normal.....

COBA


Semoga berguna..............................
»»  READMORE...

Tuesday, August 10, 2010

Sharing Koneksi Internet Modem Huawei E156g

Dear all,

mungkin tulisan ini sedikit basi, tapi ga ada salahnya kan berbagi?

kali ini saya ingin membagi pengalaman membagi koneksi yang kita dapatkan dari internet.

pada kasus ini, saya menggunakan modem huawei E156g dan menggunakan kartu GSM dari IM2.

langsung saja, pada intinya saya ingin membagi koneksi internet yang saya miliki dengan menggunakan windows xp baik melalui LAN maupun Wireless,

ok, berikut caranya:



1. Buka jendelan Network Connection



2. cari profil dari koneksi internet anda (disini saya menggunakan profile test), lalu klik kanan, dan pilih properties





3. pilih tab Advanced

kemudian centang pilihan allow other network users to connect through this computer's internet connection,
dan pada Home networking connection pilih interface yang ingin diberikan akses internet, bisa melalui LAN maupun Wireless, disini saya menggunakan LAN




4. apply dan save,


5. biasanya akan ada peringatan bahwa ip LAN / wireless akan diset ke 192.168.0.1, kemudian disconnect koneksi modem anda dan konek'kan kembali,


6. setelah itu anda tinggal menghubungkan LAN anda ke komputer yang ingin diberikan koneksi internet dan atur IP addressnya ke rentang IP 192.168.0.2 atau yang lain sampai 192.168.0.254

7. selesai


note: sebenarnya sich bisa menggunakan DHCP (agar kita tidak perlu mengeset IP), akan tetapi entah kenapa sering gagal....jadi saya lebih suka mengeset IP..^_^
»»  READMORE...

Monday, August 9, 2010

Cara Save IPTABLES di Ubuntu

Dear All,

Biasanya kalau kita baru menggunakan iptables, kadang kita berpikir bahwa kalau kita sudah mengetik command iptables di terminal/console, pekerjaan kita sudah selesai..

Akan tetapi, ternyata begitu komputer kita reboot, semua konfigurasi iptables yang sudah kita buat akan hilang.........(saya pernah mengalami....sudah capek2 ngetik command, tau2 hilang....`_`)!

ternyata command2 tersebut harus disave, dan kemudian harus direstore ketika komputer hidup.
sebenarnya ada banyak cara untuk melakukan proses save dan restore, salah satunya adalah cara yang biasa saya gunakan...

misalnya saya mengetik command iptables :

iptables -t nat bla...bla...bla



kemudian saya enter

langkah berikutnya adalah saya harus menge-savenya, salah satu caranya adalah dengan mengesave di folder yang sudah kita buat (supaya gampang menemukannya)

sintaks save-nya :

iptables-save > direktori yang kita inginkan / nama file yang diinginkan



Contoh:
Misalnya saya save di folder iptables yang ada di home dengan nama iptables.conf

iptables-save > /home/iptables/iptables.conf



dengan demikian , maka iptables akan disimpan di folder /home/iptables,

kemudian, untuk meloadnya, salah satu caranya bisa diletakkan di berkas konfigurasi network yang berada di /etc/network/interfaces

untuk masuk ke sana, gunakan editor, misalnya vim

vim /etc/network/interfaces



kemudian letakkan di bawah konfigurasi eth0..

caranya ketik:

pre-up iptables-restore < /home/iptables/iptables.conf



kemudian save, lalu restart network :

/etc/ini.t/networking restart


»»  READMORE...

Cara setting IP Forwarding di Ubuntu


Dear All,

Ok, langsung aja..

kalau kita ingin meneruskkan akses internet dari eth0 ke eth1 di ubuntu server (membuat PC router), maka kita harus melakukan ip forwarding dari eth0 ke eth1, caranya adalah :

1. edit berkas /etc/sysctl.conf
bisa dengan vim atau editor lain, kemudian cari :

# net.ipv4.ip_forward=0



hilangkan tanda pagar didepannya kemudian ubah nilai 0 menjadi 1


net.ipv4.ip_forward=1




save dan reboot komputer

2. Buat NAT di iptable


iptables -t nat -A POSTROUTING -o interface internet -j MASQUERADE




contoh :

iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE
»»  READMORE...

Mengatasi Bootstrap Warning atau Error ketika install Ubuntu Server

Dear all..,

Kepikiran juga tentang pengalamanki ketika install ubuntu server.

permasalahannya gini, ketika install pertama kali, ubuntu (waktu itu pake ubuntu 8.04) server, ubuntu bisa diinstall dengan lancar, nah, karena satu dan lain hal, aq terpaksa install ulang ubuntu, truz, pas install ulang berikutnya, entah kenapa ada peringatan "Bootstrap Warning" dengan latar berwarna merah...

Pertamanya aq kira aq salah partisi, nah pas install berikutnya , muncul lagi peringatan yang sama, katanya file://pool... atau apa gitu (udah lupa ^_^) ga ditemukan/ rusak...

dugaaan pertama adalah karena CD error/ iso yang aq burn ke CD corrupt, ..

Oklah.,, aq download lagi ISO ubuntu server dari lokasi berbeda (padahal dalam hati juga masih ragu, soalnya pas install sebelumnya ga papa, jadi kecil kemungkinan error di ISO dan CD juga ga ada beret), setelah download aq burn di CD yang baru.....dengan harapan baru..

Pas diinstal...jreng2...Bootstrap Warning lagi..............ga tau kenapa......perasaan udah mulai kacau... jangan2 komputerq yang rusak...

Tapi setelah coba2, berawal dari ide gila, yang mana mungkin ada data yang kelewatan ketika di burn, jadi aq turunin speed burn program burning yang aku pake, dari yang sebelumnya writing speednya 24x, aq jadiin 8x,

Terus, dengan perasaan putus asa aku coba install lagi...jreng2.....proses instalasi berjalan mulus.......

jadi kalo ada temen2 yang mengalami nasib sama.............semoga cara ini juga bisa dipakai......

^_^
»»  READMORE...

komentar terakhir